Wagub Kalsel Hasnuryadi Tegaskan Dukungan pada Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran 2026

oleh -1015 Dilihat

TANGERANG – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah bertema “Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2026” yang digelar oleh Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek di ICE BSD Hall 3, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan berskala nasional ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Dalam Negeri, Pimpinan Komisi X DPR RI, Pimpinan Komite III DPD RI, Kepala Staf Kepresidenan, serta para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menunjukkan besarnya komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan.

Rakor ini bertujuan memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menjalankan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga fokus pada percepatan digitalisasi pembelajaran yang dinilai semakin penting untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen penuh mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan peran daerah. Integrasi teknologi dalam pembelajaran disebut sebagai langkah strategis untuk menciptakan layanan pendidikan yang adaptif.

“Pendidikan merupakan fondasi pembangunan manusia. Melalui revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, kita berharap layanan pendidikan di Kalimantan Selatan semakin merata, inklusif, dan mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujar Hasnuryadi.

Ia juga menegaskan bahwa digitalisasi bukan hanya tentang perangkat, tetapi juga peningkatan kompetensi pendidik, penguatan kurikulum, serta tersedianya infrastruktur yang memadai di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil. Hal ini menjadi perhatian serius Pemprov Kalsel.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 sendiri merupakan strategi Kemendikbudristek dalam memperkuat kapasitas sekolah dan tenaga pendidik. Pembenahan sarana prasarana, pemanfaatan platform digital, dan penguatan kualitas pembelajaran menjadi bagian dari agenda besar tersebut.

Rangkaian rakor dimulai pada pukul 12.00 WIB dengan jamuan makan siang bersama seluruh peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan arah kebijakan dan strategi pendidikan oleh para pejabat kementerian terkait, termasuk sesi diskusi terkait penguatan peran daerah.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya pengawasan dari pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran. Ia menekankan bahwa dana publik harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tanpa celah penyalahgunaan.

Mu’ti menutup arahannya dengan menegaskan bahwa keberhasilan program pendidikan nasional sangat bergantung pada sinergi seluruh kepala daerah. “Dukungan gubernur, bupati, dan wali kota sangat menentukan suksesnya program ini. Tanpa kolaborasi, transformasi pendidikan tidak akan optimal,” ujarnya.

(L. 17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *