BATULICIN – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke-23 tahun 2026 berlangsung berbeda dan penuh warna. Nuansa budaya Nusantara begitu kental terasa melalui ragam tarian tradisional serta pakaian adat yang dikenakan para undangan dan pejabat, Rabu (8/4/2026).
Mengusung tema “SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh, BerAKSI bersama Membangun Tanah Bumbu yang Maju dan Berdaya Saing”, peringatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu ini menghadirkan suasana yang semarak dan sarat nilai budaya.
Sejak awal acara, suasana peringatan Hari Jadi Tanah Bumbu sudah terasa istimewa. Para tamu undangan, pejabat daerah, hingga Forkopimda tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Hal ini menciptakan harmoni keberagaman budaya yang memperkuat identitas Tanah Bumbu sebagai daerah yang terbuka dan berdaya saing.
Kemeriahan semakin terasa saat tarian penyambutan Makapu ditampilkan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu, khususnya saat Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama jajaran Forkopimda memasuki lokasi acara. Tarian khas tersebut disusul dengan penampilan tari Banjar “Jajakan Amas Jajak Langkah BerAKSI” yang semakin menambah semarak suasana.
Tak hanya itu, penampilan Drum Band Salafiah Al Istiqomah Kecamatan Mantewe turut memeriahkan peringatan Hari Jadi tersebut, menghadirkan atraksi musikal yang menghibur seluruh tamu undangan.
Kemudian dirangkai dengan pengibaran bendera sang merah putih oleh Pasukan Bendera Pusaka dari pelajar Tanah Bumbu.
Acara ini juga dihadiri tokoh masyarakat, para legiun veteran, serta sejumlah pejabat dan mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu yang ikut menyemarakkan peringatan.
Di sela kegiatan, Bupati Andi Rudi Latif menyerahkan secara simbolis bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi yang meraih medali pada ajang Porprov XII Kalsel 2025 dan Popda Kalsel 2025. Penyerahan dilakukan bersama Ketua DPRD, Forkopimda, Kepala Disbudporpar, serta Ketua KONI Tanah Bumbu.
Adapun sejumlah penerima bonus di antaranya pelatih karate H. Fawahisa Muhabbatan sebesar Rp195 juta, pelatih arung jeram Syamsisar Rp145 juta, serta atlet baseball Mujiono Rp250 juta. Selain itu, bonus juga diberikan kepada atlet dari berbagai cabang olahraga lainnya, baik peraih medali emas, perak, maupun perunggu.
Sementara itu, atlet pelajar berprestasi pada Popda Kalsel 2025 juga mendapatkan apresiasi, di antaranya Muhammad Ali dari cabang panahan dan Abdul Basit dari cabang atletik.
Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Pendopo Serambi Madinah.
Suasana semakin hangat dengan sajian kuliner serta pertunjukan seni budaya seperti tari Linggang Pamikat, Aksi Kemilau Nusantara, dan hiburan lagu Banjar yang diiringi musik panting.
Peringatan Hari Jadi ke-23 Tanah Bumbu ini tidak hanya menjadi momentum refleksi pembangunan, tetapi juga menjadi ajang pelestarian budaya melalui tarian tradisional dan penggunaan pakaian adat yang memperkuat semangat kebersamaan dan keberagaman.(L. 17)






