Hari Jadi ke-76 Kalsel Digelar Sederhana, Gubernur H. Muhidin Utamakan Syukuran dan Kebersamaan

oleh -3 Dilihat

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memutuskan menggelar peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dengan konsep yang lebih sederhana, khidmat, dan mengedepankan kebersamaan masyarakat.

Keputusan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, usai memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Rapat H. Maksid, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru.

Dalam rapat tersebut, Pemprov Kalsel juga menyepakati penyesuaian jadwal pelaksanaan Hari Jadi. Karena 14 Agustus 2026 bertepatan dengan hari Jumat, puncak peringatan direncanakan dimajukan menjadi Kamis, 13 Agustus 2026. Sementara rapat paripurna DPRD diupayakan berlangsung pada 12 Agustus 2026.

“Karena tanggal 14 Agustus jatuh pada hari Jumat, pelaksanaan Hari Jadi direncanakan dimajukan menjadi 13 Agustus. Sedangkan rapat paripurna akan dikoordinasikan bersama DPRD agar dapat dilaksanakan sehari sebelumnya,” ujar H. Muhidin.

Gubernur menegaskan, peringatan Hari Jadi tahun ini tidak lagi berfokus pada kemeriahan hiburan atau pembangunan panggung besar. Sebaliknya, kegiatan akan dipusatkan di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang sekaligus akan diresmikan.

Rangkaian kegiatan akan diisi dengan salat berjamaah, doa bersama, dan syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pembangunan Kalimantan Selatan.

Menurut Muhidin, seluruh perangkat daerah juga diminta berpartisipasi dengan melibatkan para pegawai agar suasana kebersamaan semakin terasa dalam peringatan Hari Jadi Banua.
Selain kegiatan keagamaan, Pemprov Kalsel juga akan menyediakan layanan bus gratis bagi masyarakat selama penyelenggaraan pameran Hari Jadi.

Armada tersebut akan melayani sejumlah rute dari titik-titik strategis menuju lokasi kegiatan guna memudahkan akses masyarakat.
Untuk tahap awal, tiga unit bus disiapkan dan jumlahnya dapat ditambah sesuai kebutuhan.

Dalam rapat tersebut turut dibahas penyempurnaan identitas visual Hari Jadi ke-76 Kalsel, termasuk perubahan warna logo menjadi merah marun agar tampil lebih harmonis.

Muhidin menambahkan, efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyelenggaraan Hari Jadi tahun ini. Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk panggung hiburan akan dialihkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita tidak perlu membuat panggung yang berlebihan. Lebih baik anggaran dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bagian dari semarak Hari Jadi ke-76 Kalimantan Selatan, Pemprov Kalsel juga akan menggelar berbagai kegiatan olahraga, seperti jalan sehat, senam, sepeda santai, tinju, serta berbagai perlombaan yang melibatkan seluruh SKPD dan masyarakat.

Melalui konsep yang sederhana namun penuh makna tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap Hari Jadi ke-76 menjadi momentum memperkuat rasa syukur, kebersamaan, silaturahmi, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Banua.

(L. 17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *