Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Penilaian Adipura 2025, Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

oleh -836 Dilihat

KOTABARU – Lintas17 news.com.
Menjelang pelaksanaan penilaian Adipura Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru mulai melakukan berbagai persiapan. Upaya tersebut diawali dengan Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Adipura, yang digelar di Ruang Rapat Manuntung Kantor Bupati Kotabaru, Kamis (2/10/2025).

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), instansi terkait, perwakilan perusahaan, unsur masyarakat pengelola persampahan, serta perwakilan dari desa, kelurahan, dan kecamatan.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Minggu Basuki, MAP, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Murdianto, M.Si, serta didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru, Hj. Melinda RA, M.IP.

Dalam arahannya, Minggu Basuki menjelaskan bahwa penghargaan Adipura merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada kabupaten/kota yang berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.

“Pengelolaan kebersihan bukan hanya tugas DLH, tetapi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh stakeholder,” ujarnya.

“Kita harus bersinergi agar nilai penilaian Adipura 2025 dapat meningkat. Semua SKPD hingga tingkat desa perlu berperan aktif,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Kotabaru, Murdianto, menekankan pentingnya rapat koordinasi ini sebagai ajang evaluasi dan peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan di daerah.

“Rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Kotabaru. Tidak hanya menambah sarana prasarana dan SDM, tetapi juga membangun budaya bersih di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap, kegiatan ini tidak sekadar menjadi persiapan menuju penilaian Adipura, namun juga menjadi langkah nyata memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala DLH Kotabaru Hj. Melinda RA, M.IP, menyampaikan bahwa kriteria penilaian Adipura 2025 mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya.

“Penilaian kini mencakup kinerja pemerintah daerah, partisipasi masyarakat, serta kesadaran hidup minim sampah. Pengelolaan sampah harus menyeluruh, dari hulu ke hilir,” ungkapnya.

Melinda menambahkan, keberhasilan meraih Adipura bukan hanya ditentukan oleh peran pemerintah daerah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat, mulai dari pemilahan sampah di rumah tangga, dukungan terhadap bank sampah, hingga pengembangan ekonomi sirkular di tingkat lokal.

Dengan semangat kolaborasi dan kesadaran bersama, Pemkab Kotabaru optimistis dapat meraih hasil optimal dalam penilaian Adipura 2025, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(L.17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *